Peninggalan dan Keindahan Kota Sevilla

Ishbilya adalah sebutan dalam bahasa Arab untuk Sevilla, perjalanan dari Tan‘ir Maroko menggunakan kapal Feri Ke Tarifa spanyol, tidak melewati selat Gibraltar karena masuk wilayah koloni Inggris. Dari Tarifa ke Sevilla ditempuh selama 4 jam perjalanan darat menelurusi bukit yang penuh tanaman Zaitun.

Sevilla dibaca Seviya awalnya adalah koloni Romawi sebelum masuknya Islam. Pada 711 M atas permohonan Gubernur Julian pada Gubernur Musa bin Nusair, adalah rumah pertama Cora kemudian ibu kota kerajaan Taifa. Pada tahun 844 Viking mencoba menaklukkan kota Sevilla yang berlayar sampai ke sungai Guadalquivir. Namun Emir Cordoba memperkuat sistem pertahanan, Viking tak mampu masuk kembali ke kota pada tahun 859.

Dalam bidang intelektual Muslim Sevilla melahirkan tokoh serta karya-karya luar biasa yang berkontribusi bagi kemajuan khazanah ilmu pengetahuan Islam;

  1. Seorang matematikus terkemuka. Namanya Ibnu al- Yasamin al-Ishbilli. Ia dikenal luas dari karya yang bertajuk Al- Urjuza al-Yasminiya fil Jabr wal Muqabala, atau Puisi tentang Aljabar dan Perbaikan. Al-Ishbilli yang wafat pada 1209 ini berasal dari Afrika Utara. Tapi, pendidikan diperolehnya di Sevilla.
  2. Ilmuwan besar Ibnu Qasim al-Shalubin seorang ahli aljabar, tercatat sebagai salah satu mentor dari al-Ishbilli.
  3. Dalam Bidang ekonomi sebuah risalah yang ditulis Ibnu Abdun. Sejarawan ini mengungkap secara akurat denyut nadi perekonomian dan perdagangan seharihari di kota itu.
  4. Abu Muhammad Jabir Ibnu Aflah. Keahliannya terutama pada bidang astronomi. Selain itu, ia sangat menguasai ilmu hitung. Kehebatan Ibnu Aflah dikagumi banyak kalangan, bahkan bangsa Eropa punya panggilan khusus, Geber, yang kerap bersinggungan dengan nama Latin
    Jabir Ibnu Hayyan. Seperti halnya al-Ishbilli, sebagian besar masa hidup Ibnu Aflah dihabiskan di Sevilla. Karya besarnya mencakup Kitab al- Haiaa (Koreksi pada Almagest). Di dalamnya dibahas teori gugus planet dekat (Venus dan Merkurius) juga garis edarnya antara matahari dan bumi.
    Warisan intelektual yang lain adalah model tata surya untuk menggambarkan pergerakan benda-benda angkasa.
  5. Prestasi besar ditorehkan Muhammad Ibnu Fattuh al- Khamairi. Kepiawaian dalam mencipta beragam instrumen astronomi menempatkannya dalam jajaran tokoh ilmu paling berpengaruh dari Sevilla.
    Al-Khamairi berhasil membangun sebuah astrolabe di kota tersebut. Tepatnya pada 1213. Laman muslim heritage memperkirakan, setidaknya ada delapan instrumen serupa yang dibuat. Kini, alat-alat itu disimpan di beberapa museum besar di Eropa, atau menjadi koleksi pribadi.
  6. Dalam bidang arsitektur masih dapat dinikmati ke indah dan menawannya bangunan-bangunan bekas kejayaan Islam seperti Istana Alcazar, Masjid Almohad, menara La Giralda, dan masih banyak lagi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *