Mengenal Kota Suci Toledo Spanyol

Toledo, atau Tulaytulah dalam bahasa Arab, telah berkilau sejak zaman Romawi (tahun 192 SM). Kala itu, Toledo menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan salah satu provinsi Romawi, yakni Provinsi Tarraconensis.

Toledo adalah kota cantik yang sarat dengan taburan situs-situs bersejarah nan eksotik. Eksotika itu benar-benar bisa dirasakan ketika mengunjungi kota ini.

Ketika Islam berkuasa Toledo dikenal sebagai kota dengan tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi. Islam, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan secara harmonis. Membentuk masyarakat madani, masyarakat yang berperadaban tinggi. Hal ini tampak dari lahirnya para ilmuwan, buku-buku pengetahuan, perguruan-perguruan tinggi, sistem pengairan, tata kota yang teratur, aman, dan tenteram.

Pada masa sinaran Islam di kota ini juga ditandai oleh berkembang pesatnya penerjemahan kitab-kitab ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bekerja sama menerjemahkan beragam manuskrip ilmiah dari bahasa Arab ke dalam bahasa Latin. Karya-karya penting ilmuwan Romawi dan Yunani yang sempat hilang juga disalin kembali.

Tercatat intelektual non muslim yang menerjemahkan manuskrip; Moses Maimonides, Judah Halevi, dan Dunash ben Labrat adalah intelektual Yahudi yg memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di masa Muslim berkuasa di Spanyol.

Di bidang sains, Toledo juga melahirkan banyak ilmuwan. Salah satunya yang terkenal adalah Al-Zarqali. Ia adalah ahli matematika dan astronomi termashur pada zamannya. Masyarakat Barat biasa menyebut Arzachel terhadap tokoh yang lahir pada 1029 M ini.Di bidang sains, Toledo juga melahirkan banyak ilmuwan. Salah satunya yang terkenal adalah Al-Zarqali. Ia adalah ahli matematika dan astronomi termashur pada zamannya. Masyarakat Barat biasa menyebut Arzachel terhadap tokoh yang lahir pada 1029 M ini. Penemuan al-Zarqali lainnya adalah metode pembuatan jam di Toledo. Jam yang diciptakannya itu masih bisa berfungsi hingga 1135 M.

Destinasi wisata peninggalan peradaban Islam di Toledo adalah Moorish bridge yang merupakan sebuah jempatan kuno yang dibangun pada abad ke 10 M, pada masa kejayaan Islam. Selain itu ada juga Toledo Cathedral yang dulunya adalah masjid yang bernama Al-Damagin, yang dibangun pada abad ke 10 M, dan berubah menjadi Cathedral setelah Toledo dikuasai oleh pasukan Kristen. Tak jauh dari Toledo Cathedral, ada juga masjid yang menjadi bukti bahwa Islam pernah berkuasa yaitu Mezquita Del Cristo de Lalus yang bernama asli Mezquita Bab al-Mardo, yang dibangun pada tahun 999 M.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *