Menelusuri Sejarah Hotwheels di Indonesia

Siapa sih yang tidak kenal dengan mainan bermerek Hotwheels? Mainan yang satu ini selain digemari oleh anak-anak, digemari juga oleh orang dewasa. Malahan tidak sedikit orang dewasa yang menjadikan mainan ini sebagai  hobi dan koleksinya.

Menurut wikipedia, hotwheels merupakan mainan mobil berbahan metal (die-cast) yang diproduksi oleh produsen mainan anak-anak, Mattel Inc. Amerika Serikat sejak tahun 1968, yang juga memproduksi mainan mobil-mobilan merk Matchbox yang telah lebih dahulu masuk ke Indonesia sejak tahun 1970 an. Hotwheels sendiri mempunyai empat ukuran skala yaitu 1:64, 1:43, 1:18 dan 1:50.


Pada tahun 1960, Mr Elliot Handler mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Mattel bersama istrinya Ruth Handler yang menciptakan Barbie, yang kemudian memproduksi Hotwheels. Mattel sendiri merupakan perusahaan yang memproduksi Matchbox, pendahulu Hotwheels.

Awalnya mobil Hotwheels sempat dianggap remeh karena produk Matchbox dianggap lebih berkesan “mobil beneran”. Perbedaan antara Matchbox dengan Hotwheels adalah Matchbox lebih terfokus kepada deain real mobil yang ada di pasaran otomotif dunia, sedangkan Hotwheels lebih mengarah kepada custom mobil.

Seri pertama Hotwheels diluncurkan pada tahun 1968 dengan beberapa model seperti

  • Chevrolet Corvette
  • Mercury Cougar
  • Barracuda
  • Firebird
  • Mustang
  • Volkswage (dirancang oleh Ira Gilford)
  • Camaro
  • Eldorado
  • Fleetside
  • T-Custom Burung
  • Deora (berdasarkan surfing nyata truk-custom dirancang oleh Harry Bradley untuk Dodge)
  • Ford J-Car (berdasarkan mobil balap nyata yang menjadi Ford GT40 Mk IV)
  • Hot Heap (berdasarkan Model T roadster dikenal sebagai “T Tognotti’s”)
  • Python (awalnya disebut “Cheetah” – didasarkan pada Bill Cushenberry’s “Dream Rod”)
  • Silhouette (berdasarkan mobil kustom Bill Cushenbery’s)
  • Beatnik Bandit (berdasarkan Ed “mobil” menunjukkan Big Daddy kustom Roth)

Dengan suksesnya seri pertama, kemudian Mattel mulai memproduksi seri kedua yang diluncurkan pada tahun 1969. Hingga kini Hotwheels terus berkembang dengan berbagai varian produk yang menjadi buruan para kolektornya.

Hotwheels mulai masuk di Indonesia pada tahun 2002 dimana peluncurannya disemarakkan dengan track permainan terpanjang di Asia (200 meter) yang rekornya diakui oleh MURI dan kemudian diikuti dengan berdirinya perkumpulan kolektor Hotwheels Indonesia.

Yang menarik dari Hotwheels adalah karena desain dan detailnya yang mengagumkan. Walaupun memiliki ukuran berkisar antara 6 sampai 7 cm, tetapi tiap model memiliki feature yang sama dengan mobil sesungguhnya dan juga terlihat sama mewahnya.

Hotwheels selain bisa berguna sebagai pajangan, juga bisa dimainkan pada track, dimana track bisa dirancang sendiri atau membeli track yang memiliki tema.

                            James Bond 007 series

Hotwheels bisa membuat ketagihan terutama saat hunting model-model tertentu yang termasuk dalam seri T-Hunt atau Treasure Hunt. Keunggulan dari seri-seri ini karena produksinya dibatasi dan produknya memiliki keistimewaan apakah dari cat nya yang khusus, modelnya yang khusus atau ban nya yang terbuat dari karet dimana mobil hotwheels dengan ban karet merupakan yang paling istimewa dan paling mahal. Selain asik untuk dikoleksi, Hotwheels dan Matchbox merupakan salah satu mainan termahal di dunia, tetapi hanya untuk edisi khususnya saja.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *